Hubungan Dukungan Keluarga dan Peran Kader Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Karangnanding Kabupaten Bengkulu Tengah

Authors

  • Vike Pebri Giena STIKES Tri Mandiri Sakti
  • Pawiliyah Pawiliyah STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
  • Erwin Efrianto

DOI:

https://doi.org/10.47859/jmu.v7i01.7

Keywords:

Dukungan Keluarga, Peran Kader, Posyandu Lansia

Abstract

Background: Population. To realize healthy and quality elderly, health promotion must be carried out as early as possible, one of them through the formation and development of elderly posyandu groups. Purpose: This study aims to study the relationship of family support and the role of health volunteer with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, Karang Tinggi District, Bengkulu Tengah Regency. Methods: This research uses analytic survey design with cross sectional approach. The population in the study were all elderly people who participated in the Posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center as many as 53 people. Sampling in this study using a total sampling technique. Data collection in this study uses primary and secondary data. Data analysis was performed univariately and bivariately. Results: The results obtained: (1) There is a relationship of family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a moderate relationship category; (2) There is a relationship between the role of health volunteer and the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, with the category of moderate relationship; (3) There is a relationship between the role of health volunteer and family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a very close relationship category. Conclusion: The role of health volunteer and family support are factors related to the utilization of posyandu for the elderly. With the support from their families, the elderly tend to be more active in participating in posyandu activities for the elderly.

Latar Belakang: Indonesia termasuk negara yang akan masuk ke penduduk struktur tua dengan persentase penduduk lansia mencapai 7,6% dari total penduduk. Untuk mewujudkan lansia sehat dan berkualitas, harus dilakukan pembinaan kesehatan sedini mungkin salah satu melalui pembentukan dan pembinaan kelompok posyandu lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan dukungan keluarga dan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding Kecamatan Karang Tinggi  Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain  survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia yang mengikuti posyandu lansia di wilayah kerja wilayah kerja Puskesmas Karangnanding sebanyak 53 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sedang;  Ada hubungan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding, dengan kategori hubungan sedang; Ada hubungan kategori peran kader sedang dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sangat erat. Simpulan: Peran Kader dan Dukungan keluarga adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Dengan dukungan dari keluarga para lansia cenderung lebih aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia.

References

Aminah, S. (2012). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posyandu Usila di Posyandu Lansia Di Kelurahan Kali Balau Kencana Kec.Sukabumi Kota B. Lampung. Jurnal Keperawatan, 10(1),64-69.

Azizah, M. (2011). Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu

Cahyani, E. (2018). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kunjungan Lansia Di Posyandu Lansia Kelurahan Sondakan Purwosari Surakarta. Jurnal Universitas Muhammdiyah Surakarta. Diakses pada tanggal 2 Februari 2019. http://eprints.ums.ac.id/59575/13/HASIL%20NASKAH%20PUBLIKASI_ERNY%20CAHYANI.pdf.

Darmanto, J. (2015). Hubungan Kinerja Kader Posyandu Lansia Dengan Motivasi Lansia Mengunjungi Posyandu Lansia di Wilayah Kerja UPTD Kesehatan Koto Baru. Jom 2 (1) 719-728. Diakses pada tanggal 7 Februari 2019. https://media.neliti.com/media/publications/ 187518-ID-hubungan kinerja-kader-posyandu-lansia-d.pdf.

Darwis. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Lansia Ke Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Rapak Mahang Kabupaten Kutai Kertanegara. JKKI,7(4), 158-167.

Demartoto, A. (2010). Pelayanan Sosial Non Panti Bagi Lansia Lansia Suatu Kajian Sosiologis. Surakarta: Sebelas Maret University Press

Depkes RI. (2008). Pedoman Pembinaan Kesehatan Lansia Bagi Petugas Kesehatan I. Jakarta: Depkes RI

Donelan, Spetz, Auerbach & Norman. (2018). Care Management For Older Adults: The Roles Of Nurses, Social Workers, And Physicians. Health Affairs,38 (6)

Era, P. (2016). Hubungan Antara Pengetahuan, Akses Lansia, Dan Dukungan Kader Kesehatan Dengan Keaktifan Lansia Di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Mempawah Hulu. Jurnal Unnamed. Diakses pada tanggal 17 Juli 2019. http://repository.unmuhpnk.ac.id/25/.

Friedman, M. (2013). Buku Ajar Keperawatan Keluarga Riset, Teori, & Praktik : Jakarta: EGC

Gestinarwati, A. (2016). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kunjungan Lansia Ke Posyandu Aisyah di Pekon Yokyakarta Selatan wilayah kerja Puskesmas Gadingrejo Pringsewu Lampung. Jurnal Keperawatan, 7,(2),240-246 .

Hidayat, A. A. (2014). Metode penelitian keperawatan dan teknis analisis data. Jakarta : Salemba Medika

Ismawati. (2010). Posyandu dan Desa Siaga panduan untuk Bidan dan Kader. Yogyakarta : Nuha Medika

Jeurens, Turnhout & Bakker. (2014). Increasing Family Involvement in Elderly Care. DUXU 2 (7) -403-412.

Jueriah. (2013). Dukungan Keluarga Dalam Pemanfaatan Posbindu Oleh Lansia Di Wilayah Puskesmas Haurgeulis Kabupaten Indramayu. JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN,2(2),84-89.

Kemenkes RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta Kemenkes RI

Lumbantobing. (2011). Kecerdasan Pada Lansia dan Dimensia. Jakarta: FKUI.

Margiyati. (2010). Lansia dan perawatannya. Jakarta : Slemba Medika

Maryam,. S. R. (2011). Mengenal Usia Lanjut dan perawatannya. Jakarta : Salemba Medika

Melita. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Lansia Ke Posbindu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Bintara Kota Bekasi. JKKI,7(4),158-167.

Mubarak, W. I. (2012). Ilmu Keperawatan Komunitas. Jakarta : Slemba Medika

Nasution, Z. (2013). Pengaruh Pengetahuan, Sikap, Dukungan Keluarga dan Kader terhadap Pemanfaatan Posyandu Lanjut Usia di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Dolok Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang. Tesis Universitas Sumatera Utara. Diakses pada tanggal 2 Februari 2019.http://repository.usu.ac.id /handle/ 123456789/35579.

Natalia, Y. E & Rika, S. O. (2014). Panduan Lengkap Posyandu untuk Bidan dan Kader. Yogyakarta: Nuha Medika

Nilasari, B. (2012). Hubungan Dukungan Keluarga Dan Peran Kader Dengan Keikutsertaan Lansia Mengikuti Kegiatan Posyandu Lansia Di Posyandu Mawar Desa Tri Rahayu Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran. Jurnal Dunia Kesmas,1(3).127-133.

Notoatmodjo, S. (2007). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nugroho, M. T. (2017). Hubungan Keaktifan Kader Dengan Kunjungan Lansia Di Posyandu Lansia Permadi Tlogo Suryo Malang. Nursing News, 2(1), 247-255.

Nugroho, W. (2015). Buku Ajar Keperawatan Lanjut Usia. Jakarta : EGC

Nursalam. (2013). Konsep & Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba medika

Panjaitan. (2017). Dukungan Keluarga Terhadap Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Lansia di Puskesmas Emparu. JURNAL VOKASI KESEHATAN,4(3),78-81.

Patrisia. (2016). Faktor Peran Kader Mempengaruhi Pemanfaatan Posyandu Lansia di Desa Gantungan Makamhaji Sukoharjo. Jurnal Keperawatan, 4(2) ,7-45.

Putri. (2017). Hubungan Peran Kader Dengan Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Kegiatan Di Posyandu Lansia RW 1 desa kentangan wilayah kerja Puskesmas Sukomoro Kabupaten Magetan. Jurnal.BHMM,4(1),7-15.

Rahmawati. (2017). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dan Kader Dengan Kunjungan Lansia Laki-Laki Ke Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Klirong 1 Kabupaten Kebumen. Jurnal STIKES Muhammadiyah Gombong. Diakses pada tanggal 17 Juli 2019. http://elib.stikesmuhgombong.ac.id/544/1/ GALIH%20NUR%20RAHMAWATI%20NIM.%20A11300894.pdf.

Rosyid. (2012). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia di RW VII Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Surabaya. Jurnal Universitas Muhammadiyah Surabaya. Diakses pada tanggal 17 Juli 2019. http://journal.um.surabaya.ac.id/index.php/Health/article/download/9/14.

Sagitta, A, A. (2015). Hubungan Aktivitas Sosial Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Padukuhan Karang Tengah Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta. Junal Universitas ‘Aisyiyah Diakses pada tanggal 2 Februari 2019. http://digilib.unisayogya.ac.id/2511/.

Santrock, (2006). Life Span Developvent: Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Penerbit Erlangga

Downloads

Published

2021-04-30

How to Cite

Giena, V. P., Pawiliyah, P., & Efrianto, E. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga dan Peran Kader Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Karangnanding Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 7(01), 1–21. https://doi.org/10.47859/jmu.v7i01.7

Issue

Section

Articles