Revitalisasi Kader Pendukung Menyusui dalam Program Pra-Natal dan Efikasi Diri Ibu untuk Keberhasilan Menyusui di Wilayah Puskesmas Arjasa

Authors

  • Dewi Andariya Ningsih Universitas Ibrahimy, Situbondo, Indonesia
  • Innama Sakinah Universitas Faletehan, Banten, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47859/wuj.v7i2.683

Keywords:

breastfeeding cadres, prenatal, self efficacy, breastfeeding success

Abstract

Exclusive breastfeeding in Indonesia is not optimal, the main problem is the low level of public awareness. Support from trained cadres helps in the success of exclusive breastfeeding activities for mothers. This activity aims to re-establish the role of breastfeeding cadres in mentoring pregnant women's classes so as to increase the success of exclusive breastfeeding. This community service program uses methods and media in the form of structured counseling, focus group discussions and practice of exclusive breastfeeding education techniques, breastfeeding techniques, breast milk pumping techniques and exclusive breastfeeding for working mothers. The implementation of the activity was carried out in 32 breastfeeding cadres in 2 villages in the Arjasa Health Center working area. The results of the activity were an increase in cadre understanding of lactation management with a pre-test value of 31% and a post-test of 60%. During the mentoring of breastfeeding cadres, observations were made of cadres when providing education to pregnant women regarding lactation preparation and an average practice value of 63% was obtained. The revitalization of breastfeeding cadres was followed up with the commitment of the Arjasa Health Center to continue the activities that had been running with breastfeeding assistance from pregnancy to breastfeeding.

References

Abdullah, M. T., Maidin, A., & Amalia, A. D. L. (2013). Kondisi fisik, pengetahuan, pendidikan, pekerjaan ibu, dan lama pemberian ASI secara Penuh. Kesmas, 8(5), 210–214.

Dea Sintani, R., Saputra Nasution, A., & Noor Prastia, T. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu dan Breastfeeding Father dengan Keberhasilan ASI Eksklusif di Desa Sukamaju Kecamatan Cibungbulang Tahun 2022. Promotor, 6(4), 410–416. https://doi.org/10.32832/pro.v6i4.274

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2021). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, tabel 53.

Hanan, U. (2012). Pengalaman kader Kesehatan Dalam Promosi Kesehatan Tentang ASI Eksklusif Di Posyandu Flamboyan II Kelurahan Rempoa Kotamadya Tangerang Selatan.

Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan, K. R. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018 Provinsi Jawa Timur. https://dinkes.kedirikab.go.id/konten/uu/22033-hasil-riskesdas-jatim-2018.pdf

Kurniyati, K., Yusniarita, Y., Sari, W. I. P. E., & Puspita, Y. (2022). Optimalisasi Peran Kader Dalam Pembentukan Kelompok Pendukung ASI Untuk Mewujudkan Kadarsie (Keluarga Sadar Asi Eksklusif). RAMBIDEUN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 19–26.

Menkes. (2018). Hasil Utama Riskesdas Tahun 2018.

Ningsih, D. A., & Ludvia, I. (2021). Buku Saku Pintar ASIP. Penerbit NEM. https://books.google.co.id/books/about?id=9wgeEAAAQBAJ&redir_esc=y

Ningsih, D. A., & Rahayu, T. E. (2025). ENDORPIN ASI (Peran Kader Mengakomodir Pemberian Air Susu Ibu) (I. Sakinah (ed.)). Insan Cendekia Mandiri.

Oktalina, O., Muniroh, L., & Adiningsih, S. (2016). Hubungan Dukungan Suami Dan Dukungan Keluarga Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Anggota Kelompok Pendukung Asi (Kp-ASI). Media Gizi Indonesia, 10(1), 64–70. https://doi.org/10.20473/mgi.v10i1.64-70

Putra, N. (2016). Evaluasi Peran Kader Dalam Upaya Meningkatkan Cakupan Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Selat, Kabupaten Karangasem.

Rahmawati, N. I., Nugraheni, S. A., & Mawarni, A. (2015). Pengaruh Penggunaan Buku Saku oleh Motivator Terhadap Pengetahuan dan Ketrampilan Motivator dalam Mengatasi Permasalahan Pemberian ASI (di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul). JNKI (Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia)(Indonesian Journal of Nursing and Midwifery), 3(2), 64–70.

Retno Setyo Iswati, Hubaedah, A., Latifah, A., & Ningrum, N. P. (2019). Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif Melalui Pelatihan Kader Kesehatan Dengan Metode Emo Demo Siap Bepergian di Kelurahan Siwalankerto Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya. Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(1), 41–48. https://doi.org/10.30605/atjpm.v1i1.106

Sutriyawan, A. (2018). Hubungan Imunisasi, ASI eksklusif dan Peran Kader dengan Tumbuh Kembang Bayi di Puskesmas Rancaekek. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 3(November), 10–27.

Suyanto, A. A., & Nurfa’izah, D. A. (2017). Identifikasi Pengetahuan Kader Tentang Persiapan Menjadi Kader Pendamping ASI di Kelurahan Wahno Jayapura. Sains, 17, 34–38.

Wardhani, R. K., Dinastiti, V. B., & Fauziyah, N. (2021). Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Asi Eksklusif. Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 149–154. https://www.jceh.org/index.php/JCEH/article/view/129

Widiastuti, A., Yuliani, D. R., Zuhriyatun, F., & Ramlan, D. (2017). Pelatihan Persiapan Dan Pendampingan Asi Eksklusif. Link, 13(1), 8. https://doi.org/10.31983/link.v13i1.2729

Downloads

Published

2025-12-23