Analisis Spasial Kejadian Diare pada Balita Berdasarkan Faktor Risikonya di Kota Tangerang Selatan Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.47859/bhpj.v8i01.676Keywords:
Akses Sanitasi Aman, Cakupan Vitamin A, Kepadatan Penduduk, Sarana Air Minum, Spasial Diare BalitaAbstract
Background: South Tangerang City has experienced an increase in the prevalence of diarrhea in children under five years old over the past three years. In 2023, South Tangerang City prevalence of the incidence of diarrhea in under five years old 17,68%. Purpose: This study aims to determine the distribution of diarrhea incidence in children under five years old based on risk factors through a spatial analysis approach in South Tangerang City in 2023. Methods: This study employs a quantitative, descriptive approach with an ecological design. The study was conducted from November 1, 2024, to July 31, 2025. The population and sample of this study consist of all seven sub-districts in South Tangerang City in 2023, using a total sampling technique. The variables studied included diarrhea incidence in children under five years old, population density, safe sanitation access, supervised drinking water facilities according to standards, and vitamin A supplementation coverage. Secondary data was obtained from the Health Department and the Central Statistics Agency of South Tangerang City in 2023. Results: The study results showed that in 2023, Pamulang Subdistrict had the highest number of diarrhea incidences in children under five years old. The area is also known to have a very high population density, safe sanitation access that is still below the national target, the percentage of supervised drinking water facilities and vitamin A coverage that has reached the national target. Conclusion: Most subdistricts in South Tangerang City in 2023 have high and low rates of diarrhea in children under five years old, and safe sanitation access is still below the national target.
References
Alwi, J., Sari, M. P., Adnyana, I. M. D. M., Rustam, M. Z., Rahayu, D., Febriyanti, I., Astuti, N. H., Rahmawati, Rangga, Y. P. P., Dara, W., Pongoh, L. L., Manoppo, J. E., Anulus, A., Rahmah, A. D., Setiaji, B., Arfan, I., Ayu, J. D., Yuhadi, A., Purwanti, R., Rizky, A., Saparina, T., Sary, Y., Wiryanti, W., Sagala, L. M. B., Noviyanti, N. P. A. W., Pramudho, P. A. K., & Ibrahim, M. S. (2023). Metode Penelitian Epidemiologi. Jawa Barat: PT. Media Sains Indonesia.
Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan. (2022). Kota Tangerang Selatan Dalam Angka 2022. Tangerang Selatan: Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan.
Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan. (2023). Kota Tangerang Selatan Dalam Angka 2023. Tangerang Selatan: Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan.
Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan. (2024). Kota Tangerang Selatan Dalam Angka 2024. Tangerang Selatan: Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan.
Central of Disease Control. (2024). Food and Waterborne Diarrheal Disease. Central of Disease Control. Available at: https://www.cdc.gov/climate-health/php/effects/food_waterborne.html
Deswitasari, N. P. (2025). Persebaran Kasus Diare pada Balita Berdasarkan Status Gizi Buruk, STBM dan Kepadatan Penduduk di Jawa Timur Tahun 2021, 2022 dan 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 708–717. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/download/40237/27166/14460
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. (2022). Profil Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2021. Tangerang Selatan: Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. (2023). Profil Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2022. Tangerang Selatan: Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. (2024). Profil Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2023. Tangerang Selatan: Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.
Fadhilah, A. H. (2025). Peta Persebaran Kasus Diare Menurut Kepadatan Penduduk di Provinsi Bali Tahun 2020-2022. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 4(1), 38–50. https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i1.4371
Gea, G. V. I., Adisanjaya, N. N., & Diaris, N. M. (2023). Pemetaan Kasus Diare Pada Balita dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kota Denpasar Tahun 2022. Bali Health Published Journal, 5(2), 85–98. https://doi.org/10.47859/bhpj.v5i2.337
Husna, S. A., & Soviadi, N. V. (2024). Distribusi Penyakit Diare dan Determinan dengan Pemetaan Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 20(2), 136–146. https://doi.org/10.37058/jkki.v20i2.12676
Kartiasih, F., Nachrowi, N. D., Wisana, I D. G. K., & Handayani, D. (2023). Potret Ketimpangan Digital dan Distribusi Pendapatan di Indonesia: Pendekatan Regional Digital Development Index. (2023). Jakarta: UI Publishing.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024a). Laporan Kinerja 2023: Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024b). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024c). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Dalam Angka Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Maigoda, T. C., Rizal, A., & Suryani, D. (2024). Buku Ajar Perencanaan Program Gizi. Jawa Tengah: PT. Nasya Expanding Management (NEM).
Ningsih, K.P., Untari, I., Ahmadi, Rahayu, E.P., Lutfianti, A., Fujiati, E., Hafid, W., Mahda, A.A., Dfajar, L., Kahar, Tonapa, E., Hanapi, S., Sugiarti I., Widowati, L.P., Herdhianta, D., & Herdiana, I. (2022). Dasar-Dasar Kesehatan Masyarakat. Jawa Tengah: Pradina Pustaka.
Nurika, G., & Wikurendra, E. A. (2023). Penyakit Infeksi Balita Sebagai Dampak Sanitasi Lingkungan yang Buruk: Studi Literatur. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 30–43. http://dx.doi.org/10.35329/jkesmas.v9i1.3957
Pitaloka, C. P., Zaelani, A., Qurniyawati, E., Marselinus, K., Masyfufah, L., Oktafiani, D., Drastyana, S. F., Kana, Y. N. R., Ummah, K., Dewi, A. K., Simarmora, E., & Fathiyyah, N. (2024). Dasar Epidemiologi. Banten: Sada Kurnia Pustaka.
Purwoko, S., Khairunnisa, M., Nursafing, A., & Kusrini, I. (2022). Suplementasi Vitamin A Pada Anak Usia 6-59 Bulan di Indonesia: Distribusi dan Perspektif Spasial. Media Gizi Makro Indonesia, 14(1), 1–10. https://doi.org/10.22435/mgmi.v14i1.6270.
Roziqin, A. (2024). Sistem Informasi Geografis Untuk Pengembangan Infrastruktur Wilayah. Jawa Timur: Uwais Inspirasi Indonesia.
Sadat, L. A., Aminuddin, Badri, P. R. A., Suranadi, L., Anggina, D. N., Sujaya, N., Suhaema, Laksono, R. D., Finasim, Asmalia. R., & Artanto, A. (2024). Pengantar Kesehatan Masyarakat. Batam: CV. Rey Media Grafika.
Sari, D. M., Besral, & Makful, M. R. (2023). Pemetaan Prioritas Penanganan Diare pada Balita 12-59 Bulan Provinsi Jawa Barat. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(3), 512–522. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i3.3155
Setiyawan, F. E., & Setiyadi, N. A. (2023). Analisis Spasial Kasus Diare. Jurnal Keperawatan, 15(4), 423–434. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.2056
Sidqi, D. N. S., Anasta, N., & Mufidah, P. K. (2021). Analisis Spasial Kasus Diare pada Balita di Kabupaten Banyumas Tahun 2019. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 1(3), 135–147. https://doi.org/10.7454/bikfokes.v1i3.1013
Sulistiyanto. (2021). Sistem Informasi Geografis Teori dan Praktik Dengan Quantum GIS. Malang: Ahlimedia Press.
Sumbono, A. (2021). Vitamin Seri Biokimia Pangan Dasar. Yogyakarta: Deepublish.
United Nations Children's Fund. (2024). Diarrhoea. United Nations Children's Fund. https://data.unicef.org/topic/child-health/diarrhoeal-disease/
World Health Organization. (2024). Diarrhoeal Disease. World Health Organization. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
Wulandari, M., & Susanna, D. (2025). Pemetaan Tingkat Kerawanan Diare dan Penentuan Wilayah Prioritas Penanganan Diare di Kabupaten Rokan Hilir. Manuju: Malahayati Nursing Journal, 7(5), 2025–2039. https://doi.org/10.33024/mnj.v7i5.20037


